Home / PEKAT

Selasa, 23 Januari 2024 - 19:02 WIB

Polsek Kota Kudus Grebek Fenomena Kos Perjam Di Desa Kaliputu

Miftahul Huda - Penulis

KUDUS – tribratatv.com : Fenomena sewa kos-kosan per jam terjadi di wilayah Kota Kudus tepatnya di Desa Kaliputu. Hal itu terungkap usai Kepolisian dari Polsek Kudus Kota menggrebek lokasi yang kerap disewa pasangan bukan suami istri/tidak sah.Kapolres Kudus, AKBP Dydit Dwi Susanto melalui Kapolsek Kudus Kota, Iptu Subkhan mengatakan, penyewaan kosan per jam itu ternyata sudah berlangsung cukup lama. Penyewa kos mempromosikan sewa kos per jam dengan terang-terangan melalui media sosial Facebook.Kamar kos itu, disewa oleh pengekos terlebih dahulu yang menyewa untuk bulanan. Para pengekos ‘nakal’ itu mencari keuntungan tambahan tanpa sepengetahuan pemilik indekos. “Sudah cukup lama, ini memang sudah diupload. Dengan beraninya mengupload kos-kosan yang bukan milikinya, promosinya lewat medsos,” kata Iptu Subkhan, Selasa (23/1/2024).Setelah melakukan pendalaman, pihaknya pun mendatangi lokasi kos-kosan tersebut. Hasilnya, mereka menemukan para penyewa kos yang bukan pasangan suami istri. Bisnis penyewaan kosan per jam ternyata cukup menggiurkan. Kapolsek mengatakan, biasanya kamar itu disewakan dengan tarif Rp20.000 per jam.Iptu Subkhan mengungkapkan, dalam penggrebekan tempat kos tersebut, pihaknya mendapati lima pasangan bukan suami istri yang berada di lima kamar kos. Kelima pasangan itu adalah SDC (21), TM (18), FA (19), NS (18), KS (26), NAS (18), MNA (24), RS (22), EDP (19), dan IA (21). Mereka berusia sekitar 18 tahun sampai 26 tahun. “Di lokasi kami temukan adanya lima pasangan laki-laki dan perempuan berumur rata-rata paling rendah 18 tahun sampai 26 tahun, seluruhnya tidak terikat perkawinan,” jelasnya.Adanya fenomena sewa kos per jam ini, lanjut Kapolsek dapat menumbuhkan kekhawatiran akan kegiatan prostitusi. Kosan yang sejatinya menjadi tempat bagi para pekerja kini mulai beralih fungsi. “Menjamurnya prostitusi yang terselubung berkedo sewa kos, itu yang perlu kita dalami. Apakah sudah menjamur seperti ini karena aduan dari masyarakat banyak pasangan bukan suami istri yang ke sana, setelah tadi dibuktikan ke lokasi memang ya seperti itu keadaannya,” ucapnya.

Baca Juga :  Polsek Rambutan Ungkap Kasus Curi Besi Patok PT Sekawan Kotrindo

 

“Jadi seolah-olah si pengelola ini lepas (tangan) sudah tanggungjawab yang penyewa, yang sewa ini dengan pintarnya menyewakan lagi ke mereka yang membutuhkan. Ini yang perlu nanti kita panggil pemilik kos-kosan,” sambungnya.

Baca Juga :  Satreskrim Polres Kudus Berhasil Menangkap Pelaku Spesialis Curanmor

Selain merazia kamar kos-kosan, pihaknya juga menemukan alat kontrasepsi bekas pakai di dua kamar kos itu. “Ada dua alat kotrasepsi. Setelah kami lakukan introgasi, ada dua pasangan itu mengaku sudah melakukan hubungan layaknya suami istri,” kata Iptu Subkhan.

Kelima pasangan itu lalu dibawa ke Mapolsek Kota. Polisi masih melakukan pemeriksaan kepada kelima pasangan dan penjaga kos-kosan tersebut. Termasuk memanggil keluarga lima pasangan yang berduaan di kamar kosan. “Untuk pasangan bisa kena pasal 281 ayat 1 KHUPidana, kami lakukan pemeriksaan terlebih dahulu, selain itu akan kami hubungi keluarga masing-masing agar tahu untuk memberi efek jera kepada pelaku,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel Tribratatv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 20 kali dibaca

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

PEKAT

Kasat Lantas Polres Tebing Tinggi Polda Sumut, Pimpin Patroli Mobile

PEKAT

Polsek Penukal Abab Giat Rutin Yang Ditingkatkan di Wilkumnya

KRIMINAL

Dua Dari Lima Pelaku Curas Diamankan Polsek Mariana

PEKAT

Kapolda Sumsel Didampingi Kades Sukajaya Tinjau Lokasi Penutupan Ilegal Refinery 

PEKAT

Antisipasi 3C, dan Kejahatan Jalanan, Polsek Bandar Khalipah Lakukan Patroli

PEKAT

Satreskrim Polres Muba Amankan Pencuri Handphone

PEKAT

Tim URC Muria Polres Kudus Mengamankan Puluhan Miras Dalam Razia Pekat

PEKAT

Kapolri dan Panglima Sepakat Sinergitas TNI-Polri Kunci Sukses Keamanan KTT ASEAN