Home / RAGAM

Rabu, 3 Juli 2024 - 23:42 WIB

Kader JKN Hadir Mencegah Denda Pelayanan Rawat Inap

Redaksi - Yadi - Penulis

Jakarta – (tribratatv.com) : Peran Kader JKN sebagai mitra BPJS Kesehatan dalam membantu mengingatkan peserta JKN dalam hal pembayaran iuran yang mungkin beberapa peserta ada yang lupa atau terlewat pembayaran iurannya dikarenakan kesibukan para peserta sangatlah penting.

Ketepatan dalam membayar iuran dapat melancarkan penyelenggaraan Program JKN terutama untuk BPJS Kesehatan membayar klaim maupun kapitasi kepada fasilitas kesehatan. Begitu pentingnya peran Kader JKN maka perlu dilakukan evaluasi rutin untuk mengetahui kendala apa yang dihadapi sehingga dapat dicarikan solusinya.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Timur, Dasrial saat membuka kegiatan Evaluasi Kader JKN Sampai Dengan Bulan Mei 2024 bertempat di daerah Rawamangun pada Rabu (26/06).

Dasrial mengatakan bahwa luasnya wilayah Indonesia membuat BPJS Kesehatan membutuhkan suatu metode yang dapat mendekatkan Program JKN kepada masyarakat di daerah terpencil dan pendekatan tersebut bukan seperti lintah darat yang secara umum digambarkan melakukan penagihan secara paksaan dan kekerasan. Kader JKN melakukan penagihan dengan cara mengingatkan secara halus serta ramah dan untuk pembayaran iuran itu sendiri pun dilakukan secara mandiri oleh peserta JKN melalui kanal-kanal pembayaran resmi yang tersedia, maka dari itu Kader JKN dihadirkan untuk memenuhi tujuan mulia Program JKN dalam mengoptimalkan sosialisasi serta edukasi.

“Kader JKN merupakan wujud pastisipasi masyarakat yang menjadi mitra BPJS Kesehatan untuk turut menyukseskan Program JKN yang memiliki tugas antara lain sebagai pengingat dan pengumpul iuran, pemasaran sosial, pendaftaran peserta JKN, pemberi informasi dan penerima keluhan. Kegiatan ini juga untuk memastikan terlaksananya implementasi Kader JKN sesuai dengan rancangan dan tujuan yang ingin dicapai maka dari itu perlu dilakukan evaluasi rutin. Selain itu, hal tersebut menjadikan peserta JKN yang diingatkan tagihan iurannya dan setelah itu membayar, memiliki potensi untuk terhindar dari denda pelayanan rawat inap akibat menunggak iuran JKN lebih dari satu bulan,” tambah Dasrial.

Baca Juga :  Diduga karena konsleting listrik, salah satu rumah didesa Sidoasri terbakar

Berdasarkan data sampai dengan bulan Mei 2024, Kader JKN wilayah Jakarta Timur yang sejumlah enam orang, total telah melakukan kunjungan kepada peserta JKN sebanyak 2.959 kunjungan dengan jumlah 27 kunjungan berhasil dalam proses pembayaran iuran.

Dari total 27 kunjungan tersebut didapatkan pembayaran iuran sejumlah 102.769.578 rupiah. Dengan hasil tersebut bisa dikatakan bahwa keberadaan para Kader JKN ini sangatlah membantu BPJS Kesehatan dalam melakukan pemungutan iuran di lain pihak juga membantu para peserta JKN untuk tidak lupa membayar iuran sehingga terhindar dari ketidakaktifan kepesertaan dan juga denda pelayanan apabila peserta rawat inap.

“Saya mewakili para Kader JKN yang ada di wilayah Kota Jakarta Timur akan terus mendukung sinergi serta kolaborasi antara kami para kader dan juga BPJS Kesehatan dalam kelancaran berjalannya Program JKN. Dengan adanya evaluasi ini menjadikan kami semakin bersemangat untuk meningkatkan kinerja mengingatkan para peserta JKN dalam hal pembayaran iuran secara tepat waktu.

Baca Juga :  Viral di Medsos, Polsek Percut Sei Tuan Bekuk 4 Remaja Pelaku Begal Sadis

Selain evaluasi kami juga diberikan informasi terkait kebijakan ataupun informasi yang terbaru dari BPJS Kesehatan sehingga dapat menambah wawasan kami dalam menyebarluarkan informasi kepada peserta,” tegas Kader JKN Kelurahan Cawang, Yulia Sari.

Yulia menjelaskan bahwa bersyukur bisa menjadi peringkat satu dalam memungut iuran sampai dengan bulan Mei 2024 sejumlah 36.955.500 rupiah sehingga turut berperan dalam kelancaran Program JKN di lain pihak juga membantu peserta JKN terhindar dari ketidakaktifan kepesertaan dan juga denda pelayanan rawat inap.

Meskipun tidak sedikit rintangan dan hambatan yang ia jalanin bersama rekan-rekan kader lainnya dilapangan salah satunya seperti penolakan dari peserta dikarenakan Kader JKN pada awalnya dianggap seperti lintah darat, namun hal tersebut tidak diambil pusing oleh Yulia. Kejadian itu malah menjadi tambahan semangat untuk tetap terus memberikan informasi kepada peserta JKN bahwa sesungguhnya Program JKN ini merupakan program yang sangatlah baik dan juga memiliki banyak manfaat.

Follow WhatsApp Channel Tribratatv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 13 kali dibaca

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

RAGAM

Program Kemensos RI Inovasi Gelang GRUWI dan GRITA Mendapatkan Apresiasi MenPAN RB

RAGAM

Polres Kudus Launching Ratusan Personel Polisi RW

RAGAM

Jadi Peserta JKN, Proteksi Terbaik Untuk Ibu Indonesia 

RAGAM

Kebijakan Oknum Pejabat Prolap Media di Lingkungan Pemkab Bogor Diduga selektif Menyalurkan Anggaran Publikasi Kemedia

RAGAM

Silaturahmi Kamtibmas Kapolda Jateng Dengan Tiga Pilar Se Kabupaten Kudus

POLRI

Dit Samapta Polda Sumsel Serahkan Anak Beruang Madu Ke BKSDA Sumsel

RAGAM

Layanan Prima Operasi Ketupat Candi 2023 Polres Kudus Bermanfaat Bagi Masyarakat Dan Pemudik

RAGAM

Gibran Temui Relawan di Jambi, RPDN Jambi: Kami Siap Bekerja Keras Menangkan Prabowo Gibran