Home / RAGAM

Selasa, 18 Juni 2024 - 13:30 WIB

Berqurban: Menyembelih Sifat Ego, Angkuh dan Sombong

Redaksi - Yadi - Penulis

Jakarta – (tribratatv.com) : Uraian teladan Idul Adha oleh Komjen Pol (P) Dr (HC) Andap Budhi Revianto, SIK., MH., Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara

Ketika Allah memerintahkan Nabi Ibrahim untuk menyembelih anak semata wayangnya dari Siti Hajar, keresahan hati berkecamuk. Ujiannya begitu berat. Menjadikan anak yang dicintainya sebagai qurban.

Meskipun ujian itu sangat lah berat, bahkan mustahil bisa dilakukan oleh manusia biasa, namun Nabi Ibrahim lebih taat kepada perintah Sang Khalik. Bahkan Nabi Ismail merasa bahagia menjadi pilihan dalam persembahan qurban tersebut. Titah Sang Pencipta pun dijalankan oleh Nabi Ibrabim dan Nabi Ismail.

Namun, Allah Maha Adil. Maha Bijaksana. Maha Pengasih. Maha Penyayang. Dalam sekejab leher Nabi Ismail digantikan seekor domba. Mukjizat yang begitu agung dan luar biasa.

Baca Juga :  Kades Bandar Tengah Mengajak Warga Tingkatkan Budidaya ikan lele

Kondisi itu menunjukkan, kecintaan seorang hamba kepada Allah tidak akan mengalahkan maha cintanya Allah terhadap hambaNya. Maha Pengasih. Maha Penyayang. Cinta Allah terhadap makhlukNya tanpa batas. Ibadah qurban hanya sebuah ujian kecil untuk menunjukkan kecintaan seorang hamba kepada Allah SWT.

Kata qurban berasal dari bahasa Arab: qaraba; yuqaribu; qurbanan; qaribun; yang artinya dekat. Secara istilah, makna qurban berarti kita berusaha menyingkirkan hal-hal yang dapat menghalangi upaya mendekatkan diri kita pada Allah SWT.

Penghalang untuk mendekatkan diri dalam bentuknya, seperti sifat ego, sombong, angkuh, nafsu, cinta kekuasaan, cinta harta-benda dan lain-lainnya secara berlebihan.

Dalam konteks Idhul Adha, pesan mendasar dalam perintah Allah SWT agar kita tidak tersesat dalam menjalani dinamika hidup. Untuk itu, kita harus selalu menjalin kedekatan dengan Allah SWT dan merasakan kebersamaan dengan-Nya setiap saat.

Baca Juga :  Para Remaja Bersama Warga Dusun 7 Kampung Manggis Desa Penggalangan, Meriahkan HUT RI Ke-78

Karena kita mudah sekali teperdaya oleh kenikmatan sesaat yang dijumpai dalam perjalanan hidupnya, maka Allah SWT memberikan metode dan bimbingan untuk selalu melihat kompas kehidupan berupa shalat dan dzikir agar kapal kehidupan tidak salah arah.

Selamat Idul Adha. Semoga kita bisa meneladani ketaatan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Semoga kita bisa menyembelih sifat ego, sombong, angkuh, nafsu, cinta kekuasaan, cinta harta-benda dan cinta dunia secara berlebihan.

Follow WhatsApp Channel Tribratatv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 14 kali dibaca

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

RAGAM

Tidak Dilibatkan,Korkab PKH Kab,Bekasi Kecewa Terhadap Dinsos

PEKAT

Tim URC Muria Polres Kudus Mengamankan Puluhan Miras Dalam Razia Pekat

RAGAM

Lindungi Penderita Disabilitas Mental, Kemensos Merawat Warga di Pasung Selama Enam Tahun

RAGAM

Awas Arsitek Abal-abal, Arsitek Asli Memiliki SRTA

RAGAM

Sidang Pertama Chodizah Saragih, Pembacaan Jaksa Penuntut Umum

RAGAM

Masyarakat bertanya’, siapakah yang bertangung jawab soal jebolnya penahan air sungai didesa Sitiarjo??

RAGAM

Ketum PJS Hadiri Gala Primier Film HCBE, Buka Seminar Budaya Nasional dan Rakorsus PJS Babel

RAGAM

PMKRI Cab. Maumere ST. Thomas Morus Ajak Masyarakat Kabupaten SIKKA Jaga Konduksifitas Kamtibmas Jelang PEMILU Serentak Tahun 2024.