Home / POLRI

Kamis, 9 Maret 2023 - 10:57 WIB

Anak-anak Mimika Korban KKB Kini Belajar dengan Tenang

Redaksi - Yadi - Penulis

Tribrata, Mimika – Puluhan anak-anak di Mimika korban kekerasan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kini bisa belajar dengan tenang. Selepas ancaman demi ancaman dari KKB, mereka mulai belajar baca dan tulis bahasa Indonesia, tanpa perlu takut lagi.

Mereka adalah anak-anak yang mengungsi bersama orang tuanya dari Intan Jaya. Diketahui daerah itu merupakan wilayah konflik KKB.

“Melalui program Polisi Pi Aja atau Si Ipar anak-anak itu sekarang lebih leluasa beraktivitas. Program tersebut merupakan kerja sama antara Yayasan Somatua dengan Kepolisian setempat dalam rangkaian Operasi Rasaka Cartenz 2023,” kata Pengajar Yayasan Somatua Yuliani Akagi dalam keterangannya, Selasa (7/3/2023).

Yuliani bersyukur, bahwa pihaknya dibantu anggota Kepolisian dapat mengajar anak-anak korban kekerasan KKB. Kegiatan ini berlangsung di Taman Bacaan Somatua, Timika Jaya, Distrik Mimika Baru, Mimika.

Baca Juga :  Tak Ada Lagi Zig Zag, Sirkuit Uji SIM Resmi Diubah

Anak-anak itu, kata Yuliana, saat datang belum dapat baca dan tulis, bahkan bicara dalam bahasa Indonesia. Maka ketika datang kemudian diberikan literasi membaca, menulis, dan berhitung.

Saat sudah bisa baca, tulis, dan bicara bahasa Indonesia mereka akan menempuh pendidikan formal. Walaupun anak-anak itu dari segi usia seharusnya sudah masuk pendidikan SD.

“Usia mereka sudah jauh seperti 8 tahun, yang berarti seharusnya kelas 2 atau 3 SD. Namun karena belum ada kemampuan akhirnya mereka tetap mulai kelas 1,” kata Yuliana.

Di sisi lain, untuk membangkitkan semangat belajar anak-anak, pengajar juga mengajak mereka bernyanyi, bermain, dan menonton film. Terutama pada hari tertentu seperti Sabtu.

Baca Juga :  Apel Pagi Perdana Kapolres Kudus AKBP Ronni Bonic

“Kami turut membawa makanan sehat, salah satunya kacang hijau. Pokoknya Sabtu harus dijadikan hari memotivasi mereka untuk terus belajar,” ujar Yuliana.

Sementara itu Kasat Binmas Polres Mimika Iptu Paulus Rande Ratu mengatakan, ada 40 anak-anak ikut belajar di taman baca tersebut. Sedangkan 70 persen dari mereka sudah mengikuti sekolah formal.

Diungkapkan, program Si Ipar juga melakukan kegiatan dari pintu ke pintu. Anggota Kepolisian mendatangi rumah-rumah untuk mengajar anak-anak yang belum bisa baca dan tulis.

“Program ini baik untuk menjadi semangat anak-anak bisa bertemu bapak Polisi dan ibu guru, tidak ada ketakutan lagi. Sekarang mereka sangat akrab dengan Polisi,” kata Iptu Paulus.

Follow WhatsApp Channel Tribratatv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 6 kali dibaca

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

POLRI

Kapolres Muba Pimpin Upacara, 73 Personil Naik Pangkat Satu Tingkat.

POLRI

Polres Wonogiri Jateng Berikan Pelayanan Pengamanan dan Pengaturan Kamseltibcar Lantas Pagi Hari

POLRI

Uluran Tangan Jenderal Sigit Kepada Mahasiswa Korban Jeratan Kabel Optik

POLRI

Polres Banyuasin Terima kunjungan Tim Saops Polri

POLRI

ETLE Drone, Kasi Gar Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jateng: Lima Menit Terbang 20 Pelanggar Ketahuan

LANTAS

Kasat Lantas Polres Tebing Tinggi Hadiri Apel Kenderaan

BHABIN

Home Industri Inex Di Bongkar, Polda Sumsel: Perang Terhadap Narkoba Terus Ditingkatkan

POLRI

Giat Upacara SMA Neg.4 Tebing Tinggi, Kapolsek Padang Hulu Bertindak Sebagai Pembina Upacara